-->
  • Jelajahi

    Copyright © antena.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Pemda




    Nelayan Anambas Dapat Kuota Solar Subsidi 282 Ton Per Bulan, Persentase 87% Dari Total Keseluruhan

    27/05/22, 14:12 WIB Last Updated 2022-05-27T10:15:52Z

    Kepala Dinas (Kadis) Koperasi dan Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), Masykur, ST mengatakan kuota solar subsidi yang ada di Kepulauan Anambas hari ini sebesar 321 ton saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media di Kantor Bupati Anambas, Jum'at, 27 Mei 2022


    Anambas, antena.id - Kepala Dinas (Kadis) Koperasi dan Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), Masykur, ST mengatakan kuota solar subsidi yang ada hari ini di Kepulauan Anambas sebesar 321 ton. 


    Dari jumlah total itu akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


    "Pertama itu para Nelayan, kedua untuk penerangan desa dan kecamatan, ketiga untuk UMKM, keempat untuk angkutan orang dan barang, kelima untuk alat-alat pertanian, dan yang terakhir untuk sarana angkutan pemerintah", ucap Masykur saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media di Kantor Bupati Anambas, Jum'at, 27 Mei 2022.


    Lebih lanjut Masykur menjelaskan, dari 6 item itu, pihaknya telah memperoleh data kebutuhan dari desa masing-masing (Se-Anambas, Red).


    "Kalau jumlahnya itu, seribu lebih ton. Data yang di terima lebih kurang 1.100 ton sebulan, sementara kuota yang tersedia 321 ton", kata Masykur.


    Masykur juga mengatakan bahwa, khusus Siantan Timur kuota yang diberikan ada 110 ton per bulan nya. Sedangkan di kecamatan lainnya ada yang memperoleh 40 ton dan ada juga yang 30 ton.


    "Nah ini untuk pengambilannya juga di 3 SPBU, di Jemaja, Air Sena dan Tarempa. Untuk Jemaja Barat dan Jemaja Timur itu 40 ton, ambilnya di Landak. Kemudian kalau untuk pengambilan SPBU Putra Bersaudara, itu 60 ton ambilnya di Tarempa, itu untuk Tarempa, kemudian Air Bini, kemudian Kiabu, selebihnya itu ambil di Air Sena Jaya", ujar Masykur.


    Selain itu, Masykur juga menjelaskan bahwa untuk kuota Nelayan di prioritaskan sebesar 282 ton atau 87% dari jumlah total keseluruhan yang ada saat ini.


    Di kesempatan yang sama, Masykur turut menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mengesa dan mengambil langkah-langkah agar bisa menyelesaikan masalah solar subsidi yang terjadi. 


    "Iyaa, pastinya kita hari ini sudah bersurat ke BPH Migas, sudah bersurat ke DPD RI untuk permintaan audiensi dan Alhamdulillah sudah di respon, tinggal hari ini menunggu ketersediaan waktu dari Ketua DPD RI untuk menerima rombongan dari Kabupaten Kepulauan Anambas untuk menyampaikan tentang kebutuhan solar subsidi ini khususnya", kata Masykur. (WRV) 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini