• Jelajahi

    Copyright © antena.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Pemda




    Dua Puluh Tenaga Dokter PTT di Kepulauan Anambas Butuh Perhatian Pemerintah

    29/05/24, 18:30 WIB Last Updated 2024-05-29T14:08:14Z
    masukkan script iklan disini

    Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas, Nurgayah, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu, 29 Mei 2024. (foto: antena.id)

    Anambas, antena.id - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas, Nurgayah, menyebut jumlah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), P3K dan PTT mengundurkan diri terus bertambah di daerah ini, khususnya tenaga kesehatan dokter.


    " Apalagi sekarang ini banyak tenaga dokter mengundurkan diri, keluar dari PTT, P3K, CPNS dan PNS," sebut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas, Nurgayah, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Tarempa, Rabu, 29 Mei 2024.

    Nurgayah, mengatakan, pihaknya tidak tahu persis alasannya mengapa mereka mengundurkan diri. "Kemaren tenaga dokter PTT ada empat orang yang mengundurkan diri, satu orang tenaga dokter PPPK, dan ada PNS," sebutnya.

    Lanjut lagi dia mengatakan, upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan tenaga dokter di Kepulauan Anambas terus dilakukan, terlebih membuka formasi pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dengan jumlah kuota formasi yang cukup banyak.

    " Namun yang mengisi kuota formasi itu sangat sedikit peminatnya," sebutnya.

    Oleh karena itu, ia berharap jika tahun ini dibuka formasi kuota CPNS dan PPPK tenaga kesehatan di Kepulauan Anambas dapat terpenuhi semua formasi kuota yang diusulkan, khususnya tenaga dokter.

    " Kami mengusulkan kuota CPNS sebanyak 62 tenaga kesehatan dan P3K sebanyak 188 tenaga kesehatan di tahun 2024," sebutnya.

    Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Anambas, Islam Malik, mengatakan, untuk menunjang kelancaran pelayanan kesehatan masyarakat, pemerintah daerah sangat membutuhkan tenaga dokter untuk ditempatkan di pelayanan fasilitas kesehatan yang berada di Kabupaten Kepulauan Anambas.

    Berdasarkan data Bagian Umum Kepegawaian, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Anambas, ada sebanyak 46 orang tenaga dokter yang bertugas di Kepulauan Anambas.

    " Dokter spesialis 13 orang,  dokter umum PNS 12 orang , dokter umum PPPK 1 orang dan dokter umum PTT 20 orang," ucapnya.

    Lebih lanjut ia mengatakan mereka ditugaskan  di beberapa fasilitas pelayanan kesehatan yakni Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Tarempa, Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Palmatak dan Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Jemaja serta sebanyak 10 unit Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) tersebar di Kepulauan Anambas.

    Seperti diketahui Kepulauan Anambas adalah salah satu gugus kepulauan terluar di Indonesia. Kabupaten yang baru berdiri pada 2008 ini terdiri dari 255 gugus pulau, dengan tiga pulau besar  yakni Pulau  Siantan, Palmatak, dan Jemaja. Wilayah dengan 50.140 ribu jiwa penduduk di daerah ini.

    (Fai)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini