• Jelajahi

    Copyright © antena.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Pemda




    Hallo Warga Anambas! Ada Sebanyak 1.632 KPM Bantuan Pangan Beras Disalurkan

    24/05/24, 18:57 WIB Last Updated 2024-05-24T15:29:36Z
    masukkan script iklan disini

    Bantuan pangan beras dari Badan Pangan Nasional untuk masyarakat KPM Kabupaten Kepulauan Anambas, di Kantor Pos Cabang Tarempa, Jumat, 24 Mei 2024. (Foto: antena.id)


    Anambas, antena.id - Bantuan pangan beras kembali digulirkan oleh pemerintah kepada 1.632 Kelompok Penerima Manfaat ( KPM) di Kabupaten Kepulauan Anambas. Penyaluran bantuan pangan beras ini merupakan tahap kedua setelah tahap pertama disalurkan kepada masyarakat sebanyak 1.915 KPM pada bulan Januari 2024 kemarin.


    Kepala Kantor Pos Cabang Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Pebrizal, mengatakan, bantuan pangan beras tahap kedua dari Badan Pangan Nasional itu disalurkan mulai hari ini, (24/5) di Kepulauan Anambas.

    " Dengan total sebanyak 1.632 KPM yang akan disalurkan di pulau - pulau besar yakni Pulau Siantan sebanyak 557 KPM, Pulau Palmatak sebanyak 741 KPM dan Pulau Jemaja sebanyak 334 KPM, " sebut, Kepala Kantor Pos Cabang Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Pebrizal, di Tarempa, Jumat, 24 Mei 2024.

    Lebih lanjut dia mengatakan, penyaluran bantuan pangan beras di Kepulauan Anambas disalurkan per tiga bulan sekali, tahap pertama bulan Januari - Maret dan tahap kedua April -Juni, hal ini terpaksa dilakukan lantaran Kepulauan Anambas merupakan wilayah yang sulit dijangkau karena keterbatasan transportasi laut.

    " Untuk tahap ketiga kita lihat nanti, selanjutnya kita menunggu arahan kebijakan pemerintah," tuturnya.

    Seperti diketahui, penyaluran bantuan pangan yang berasal dari stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di tahun 2024 ini adalah salah satu program pemerintah untuk menjadi bantalan ekonomi masyarakat yang berpendapatan rendah. 

    Pemerintah membantu beras 10 kg setiap keluarga per KPM, beras tersebut bersumber dari stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog.

    (Fai)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini