• Jelajahi

    Copyright © antena.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Pemda




    Polisi dan Syahbandar Selidiki Identitas Kapal Kargo Yang Menabrak Perahu Nelayan Anambas

    18/05/24, 19:30 WIB Last Updated 2024-05-18T12:30:34Z
    masukkan script iklan disini
    Anggota Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Kepulauan Anambas saat mengecek kondisi korban laka laut di RSUD Tarempa. 


    Anambas, antena.id -- Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Kepulauan Anambas buka suara terkait kapal kargo yang menabrak pompong nelayan di perairan Pulau Luwe, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu 18 Mei 2024 dini hari. 


    "Menurut dia (korban) dari jam 15.00 wib sore turun ke laut untuk mancing, sekira jam 01.00 wib dini hari mungkin dia tertidur, masuk ke alur pelayaran, terjadilah kejadian itu, tiba-tiba pompong nya tenggelam, dia berenang. Dia gak tau yang nabrak itu siapa, cuma nampak lampu aja," ucap Kasat Airud Polres Anambas, Iptu Giofany Casanova saat dikonfirmasi. Sabtu, 18 Mei 2024.


    Lanjut Giofany menjelaskan, korban sempat berenang sekitar satu jam, baru mendapatkan pertolongan. 


    "Tapi sekarang udah membaik, dah pulang pagi tadi dari RSUD. Kami pun udah cek ke rumah korban, anggota kami pun dari Polair subuh tadi langsung turun," tambah Giofany. 


    Dia menyebut, Satpolairud sudah berkoordinasi dengan Syahbandar terkait identitas kapal. 


    "Kita informasikan ke syahbandar, koordinasi ke instansi terkait, sampai saat ini kami masih menunggu, kami masih melakukan penyelidikan. Dari pihak korban kami sudah ambil keterangan dia pun tidak tau kapal-kapal apa, jenisnya, bentuknya, karena malam kan." kata Giofany. 


    Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) UPP Kelas II Tarempa, Darlis saat dikonfirmasi antena.id mengatakan bahwa ada dua kapal kargo keluar tadi malam sekira pukul 22.00 Wib. 


    Menurutnya, dua kapal kargo itu yakni KM Pelangi 15 tujuan Kalimantan dan KM Jabal Nur tujuan Kijang, Kabupaten Bintan.


    "Ya ada dua kapal kargo yang jalan tadi malam, KM. Pelangi 15 bermuatan 14,360 kg ke Kalimantan dan KM. Jabal Nur bermuatan 34,480 kg ke Kijang," kata Darlis. 


    Lebih lanjut Darlis mengatakan, pihaknya akan segera mengecek kondisi kapal-kapal tersebut apakah salah satu diantaranya memang ada yang kecelakaan (menabrak pompong nelayan).


    "Kami akan koordinasikan untuk kapal-kapal itu, yang mana ada bekas kecelakaannya. Informasi yang kami dapatkan juga dari beberapa teman-teman nelayan, korban ini sudah sering diingatkan untuk selalu menghidupkan lampu pompong saat melaut," ucap Darlis. (WRV)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini