-->
  • Jelajahi

    Copyright © antena.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Pemda

    Bukan Sekadar Penikmat Kopi, KPKPP Turun Tangan Selamatkan Jalan dari Abrasi

    04/01/26, 15:50 WIB Last Updated 2026-01-04T08:53:40Z
    masukkan script iklan disini

    Aksi bakti sosial ini digagas oleh Komunitas Penikmat Kopi Pantai Piwang (KPKPP) bersama Pemerintah Desa Pengadah


    Natuna, antena.id – Saat sebagian besar warga masih terlelap di bawah selimut, puluhan masyarakat Natuna justru telah berdiri di bibir pantai sejak pagi hari, Minggu (04/01/2026). Mereka bukan datang untuk memancing atau menikmati pemandangan laut, melainkan membawa satu misi penting: menyelamatkan jalan poros Desa Pengadah–Teluk Buton yang terancam abrasi.


    Aksi bakti sosial ini digagas oleh Komunitas Penikmat Kopi Pantai Piwang (KPKPP) bersama Pemerintah Desa Pengadah. Dengan semangat gotong royong, mereka turun langsung ke lokasi terdampak, menghadapi terpaan angin laut dan gelombang yang semakin ganas akibat cuaca ekstrem di awal tahun 2026. Sebuah aksi sederhana, namun sarat makna bagi keberlangsungan infrastruktur desa.


    Sekitar pukul 07.30 WIB, suasana hangat Warung Kopi Akun Pantai Piwang berubah menjadi titik kumpul kepedulian. Puluhan peserta bergerak bersama menuju lokasi abrasi. Kehadiran Camat Bunguran Timur Laut, perangkat desa, serta tokoh masyarakat semakin menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kumpul komunitas, melainkan aksi nyata melawan kerusakan lingkungan yang mengancam urat nadi desa.


    Jalan Ini Bukan Aspal Biasa, Ini Nadi Kehidupan


    Jalan poros Pengadah–Teluk Buton memiliki peran vital bagi masyarakat. Selain menjadi jalur transportasi, jalan ini menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga kehidupan sosial warga. Jika jalan tersebut rusak atau terputus, maka denyut kehidupan masyarakat pun ikut terancam.


    Hal tersebut ditegaskan Camat Bunguran Timur Laut, Tarmizi, SE, dalam sambutannya.
    “Kami mengapresiasi bakti sosial yang dilakukan oleh KPKPP hari ini. Semoga tidak berhenti di sini, tetapi terus berkelanjutan dalam menunjukkan kepedulian kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu menggugah para pemangku kepentingan agar persoalan seperti ini menjadi perhatian bersama,” ujar Tarmizi.


    Di tengah deburan ombak yang terus menggerus daratan, pernyataan itu menjadi pengingat keras akan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga lingkungan dan infrastruktur desa.


    Komunitas Kopi dengan Kepedulian Lingkungan


    Di balik namanya yang santai, Komunitas Penikmat Kopi Pantai Piwang (KPKPP) membuktikan bahwa mereka bukan hanya penikmat kopi, tetapi juga komunitas yang peduli terhadap alam dan tanggap terhadap ancaman bencana.


    Penasehat KPKPP, Simon Phang, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk investasi moral bagi generasi mendatang.
    “Ini bukan sekadar memindahkan pasir atau batu. Ini tentang memastikan anak cucu kita masih memiliki jalan untuk melangkah. Lingkungan adalah warisan yang tidak boleh kita biarkan runtuh. Ada tanggung jawab moral bersama untuk menjaganya,” tegas Simon.


    Ia juga berharap kegiatan bakti sosial ini dapat mempererat persaudaraan serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian antarsesama.
    “Apa yang kita lakukan hari ini semoga bisa menginspirasi masyarakat luas tentang arti kepedulian, semangat gotong royong, dan kontribusi positif bagi daerah yang kita cintai,” tutupnya.


    Sementara itu, Sekretaris Desa Pengadah, Budiman, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan KPKPP.
    “Kami sangat berterima kasih atas aksi nyata komunitas KPKPP. Kepedulian terhadap jalan vital yang menghubungkan beberapa desa ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi seluruh komponen terkait,” ujarnya.


    Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.30 WIB. Namun nilai dan maknanya jauh dari kata usai. Jejak kaki di pasir pantai hari itu menjadi saksi aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan dan kebutuhan masyarakat—bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama, dimulai dari langkah kecil yang dilakukan dengan tulus.

    (Said) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    +